Latest Updates
Tampilkan postingan dengan label Wisata Alam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Wisata Alam. Tampilkan semua postingan

Keindahan Alam Lau Mentar Canyon Sumatera Utara

Lau Mentar CanyonKeindahan Alam Lau Mentar Canyon - Hari minggu kali ini tepatnya tanggal 2 Februari 2014 dimana pada saat itu cuaca begitu bersahabat, cerah dan tidak hujan. Tujuan perjalanan saya kali ini yaitu berwisata Alam ke Lau Mentar Canyon. Sudah pada dengar belum tentang tempat ini? mungkin saat ini, belum begitu ramai masyarakat umum mengetahui Wisata Alam ini. Tapi suatu saat, saya yakin Wisata Alam Lau Mentar Canyon ini, akan populer dan ramai dikunjungi wisatawan lokal dan asing. Kenapa saya berkata demikian? karena tempat ini begitu indah, keren dan eksotis pokoknya. 

Keindahan Alam Lau Mentar Canyon memaparkan beberapa pesona alam yang bisa anda nikmati dalam satu waktu sekaligus. Selain anda bisa melihat aliran sungai yang begitu jernih dan berwarna kehijauan, anda juga bisa melihat Air Terjun dan Goa yang ada di Lau Mentar Canyon ini. Desa Rumah Liang, Kecamatan STM Hulu Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, inilah letak keberadaan Wisata Alam Lau Mentar Canyon. Untuk dapat sampai ke tempat ini, anda bisa melalui Rute dari Medan -> Deli Tua -> Talun Kenas -> Desa Siguci -> STM Hilir -> Tiga Juhar -> Desa Rumah Liang. Waktu untuk sampai ke Lau Mentar Canyon sekitar 2 - 3 Jam dari Kota Medan.
Telapak Sumut ke Lau Mentar Canyon
Penjelajahan kali ini, saya ikut bersama Tim Jelajah Alam Telapak Sumut dengan menggunakan sepeda motor. Perjalanan menuju Lau Mentar Canyon cukup melelahkan. Sebelum sampai di tujuan utama, anda akan melewati beberapa tempat wisata alam yang ada di Kecamatan STM Hulu ini, diantaranya yaitu Air Terjun Tarunggang, Danau Linting, Air Terjun Pelangi dan Jembatan Lau Luhung.
Denah Lokasi Lau Mentar Canyon
Setelah anda melewati jembatan panjang Lau Luhung atau biasa dikenal dulu sebagai Jembatan Gantung Tiga Juhar. Dari sinilah titik awal perjalanan yang melelahkan sebenarnya. Karena jalanan tidak beraspal lagi, melainkan jalanan tanah, berbatu-batu, menanjak dan menurun serta berliku-liku.
jalan ke lau mentar canyon
Trek yang sungguh menantang, dibutuhkan stamina yang fit dan skill dalam berkendara untuk melewati jalanan yang berbatu-batu, anda harus benar hati-hati, karena banyak juga batu-batu yang tajam, yang dapat membuat Ban kendaraan anda bocor. Akhirnya setelah melakukan perjalanan lebih kurang 2,5 jam, tibalah kami di Desa Rumah Liang.
Desa Rumah Liang
Nah, dari gambar diatas, sekitar 5-10 menit lagi untuk sampai ke Lau Mentar Canyon. Setelah sampai di tempat yang akan dituju, anda harus memarkirkan kendaraan diatas. karena, anda harus berjalan kaki lagi kebawah untuk sampai ke Lau Mentar Canyon ini. Tenang saja, tidak begitu jauh kok untuk berjalan kaki, sebentar saja anda turun, anda akan langsung melihat aliran sungai yang begitu indah, sebab airnya jernih dan berwarna kehijauan. Airnya tidak begitu deras dan juga tidak begitu dalam, sehingga tidak perlu takut untuk menyeberangi sungai ini, anda hanya perlu berhati-hati saja, agar tidak terpleset, karena banyak batu-batu besar di sekitarnya.
Wisata Alam Lau mentar Canyon
Selanjutnya, anda akan melihat icon utama Lau Mentar Canyon, yaitu Air Terjunnya yang begitu eksotis. :D, tingginya mungkin sekitar 5 meter, dibawah air terjun tersebut anda bisa berenang dan mandi sepuasnya. dalamnya air dibawah air terjun hanya sekitar dada orang dewasa.
Air Terjun Lau Mentar Canyon

Lau Mentar Canyon
Kurang seru, jika anda hanya menikmati air terjun tersebut, coba anda berjalan telusuri mengikuti aliran sungai tersebut, nantinya anda bisa menemukan sebuah Goa yang keren tentunya. Anda bisa masuk melihat di dalam Goa tersebut, dan tetap jangan lupa berfoto untuk mengabadikan momen jalan-jalan anda. Dinding Goa membentuk batu kristal, bagian atasnya batu-batu runcing yang seakan siap untuk menghujam kebawah, Air pun menetes dari ujung batu, membuat goa ini terlihat begitu eksotis dan keren tentunya.
Goa Lau Mentar Canyon

Goa Lau Mentar CanyonGoa Lau Mentar Canyon
Oh ia, di Desa Rumah Liang ini, anda juga bisa melihat Tugu Juang '45 Rumah Liang juga loh, sekalian mampir ya, kalau ke Lau Mentar Canyon. :)
Tugu Juang '45 Rumah Liang
Nah, apakah anda tertarik untuk ke Lau Mentar Canyon? Rasa capek selama perjalanan, akan terbayar tuntas saat anda tiba di tempat ini, :) Demikianlah artikel singkat saya tentang Keindahan Alam Lau Mentar Canyon Sumatera Utara, Semoga bermanfaat dan menambah daftar berWisata Alam anda..^_^..

Video Lainnya, Klik Aja Judulnya :

Menjelajahi Air Terjun Tarunggang Sumatera Utara

Air Terjun Tarunggang - kembali membahas tentang sebuah Air terjun yang ada di Sumatera Utara, Sebelumnya saya telah menulis tentang keindahan Air Terjun Tanjung Raja. Pada hari yang sama pula, saya pun menjelajahi air terjun yang lainnya yaitu Air Terjun Tarunggang. Air terjun ini terletak di di Desa Rumah Lengo, Kecamatan Sinembah Tanjung Muda Hulu (STM Hulu), Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara.

Air Terjun Tarunggang memiliki ketinggian sekitar 15 meter. Kerennya lagi terdapat sebuah gua kecil dibalik jatuhnya air terjun tersebut. Selain itu, terlihat pada pinggiran aliran air terjunnya terdapat dataran kecil yang begitu menawan yaitu Pasir Putihnya. seperti di pantai-pantai, pasirnya begitu putih. anda bisa duduk, bersantai diatasnya sambil memandangi Air Terjun Tarunggang tersebut.
Kebanyakan warga sekitar yang datang ke Air Terjun Tarunggang yaitu untuk memancing ikan. Sedangkan bagi anda para traveller, mungkin bisa menikmati Air terjun tersebut sambil memancing juga. hehehe.. Hanya memerlukan waktu sekitar 1 jam dari Medan, untuk sampai ke Air Terjun Tarunggang ini. Jika anda telah sampai di desa Rumah Lengo, lihat ada sebuah SMP NEGERI – 1 STM HULU tepat di sebelah kiri jalan. Dari sini sekitar 100 meter lagi untuk menuju ke Air terjun tersebut. Untuk jalur masuknya yaitu melewati Perkebunan karet dan sawit warga. memakan waktu 10-15 menit lagi untuk benar-benar sampai di depan Air Terjun Tarunggang tersebut.
Jika bingung untuk jalur masuknya, anda bisa tanya warga sekitar tentang Air Terjun Tarunggang ini. Saya sendiri belum hapal untuk menelusuri kebun atau ladang-ladang warga, karena untuk sampai ke air terjun, kita harus melewati areal kebun warga. Untuk itu saya meminta bantuan guide/ranger cilik yang masih bersekolah untuk mengantarkan saya dan teman-teman menelusuri kebun warga agar tidak tersesat menuju air Terjun tersebut.

Setelah sekitar 10 menit, tibalah saya di depan Air Terjun Tarunggang, sungguh beruntung hari ini, karena hari cerah, sehingga air terjun terlihat bagus dan daratan pasir putihnya terlihat dengan jelas. Karena pertama kali saya ke tempat ini, cuaca kurang bagus pada seminggu itu, curah hujan cukup tinggi, sehingga air terjun terlihat tidak bagus. Anda bisa lihat gambaran Air Terjun Tarunggang pada musim hujan di artikel Trip to Tarunggang Waterfall. Nah, disarankan cari waktu yang pas untuk ke Air terjun ini, agar tidak kecewa.
Buat anda pecinta jalan-jalan ke alam, tidak ada salahnya mengunjungi tempat ini, Demikianlah Artikel singkat tentang Menjelajahi Air Terjun Tarunggang Sumatera Utara, semoga bermanfaat..^_^..

Air Terjun Tanjung Raja Sumatera Utara

Air Terjun Tanjung Raja
Air Terjun Tanjung Raja Sumatera Utara - Harus diakui kecamatan STM Hulu Deli Serdang memiliki banyak potensi Wisata Alam yang indah. mulai dari Danau Linting yang sekarang sudah begitu terkenal, Air Terjun Pelangi, dan beberapa wisata alam lain yang bisa dikunjungi. Jalan-jalan saya kemarin tepatnya 27 Januari 2013, saya mengunjungi sebuah air terjun yang cukup indah, memang tingginya tidak seperti air terjun pada umumnya. Warga sekitar maupun para pengunjung biasa mengenal tempat ini sebagai Air Terjun Tanjung Raja.
Air Terjun Tanjung Raja
Air Tanjung Raja ini berada di Kecamatan STM Hulu, Deli Serdang, Sumatera Utara. Hanya memerlukan waktu sekitar 30 menit dari Danau Linting, melewati jembatan Lau Hulung. setelah melewati jembatan tersebut, anda akan melewati jalan tanah dan berbatu, karena pengaspalan jalan, belum sampai di daerah tersebut (#beberapa tahun kedepan, mungkin sudah bagus dan beraspal). 
Jalan menuju Air Terjun Tanjung Raja
Anda tinggal lurus saja mengikuti jalan utamanya, hingga sampai pada Jembatan Lau Lutih. Nah, dari pinggir jembatan itu, sudah terlihat jelas Air terjun Tanjung Raja tersebut. 
jembatan Lau lutihjembatan Lau lutih
Suasana di sekitar Air Terjun Tanjung Raja masih terlihat asri, penuh dengan pepohonan, air yang mengalir juga begitu jernih, ditambah ukiran batu alam didinding air tejun tersebut. Batu-batu berukuran besar pun seakan menambah hiasan di sekitar Air Terjun Tanjung Raja ini. 
Air Terjun Tanjung Raja
Buat anda yang hobi berwisata alam terutama di Sumatera Utara, pasti anda tidak akan melewatkan tempat ini. Untuk rute sederhananya, anda bisa melihat gambar dibawah ini.
Denah Lokasi Air Terjun Tanjung Raja

Demikianlah artikel singat tentang Air Terjun Tanjung Raja Sumatera Utara, semoga bermanfaat dan menambah daftar Wisata Alam anda.. ^_^..

Jembatan Gantung Derek Sibolangit

Jembatan Gantung DerekJembatan Gantung Derek Sibolangit - Setelah selesai melihat Gua Kemang, saya melanjutkan perjalanan ke tempat lainnya, saya pun memacu sepeda motor, untuk menuju ke Desa Derek. Yup, tujuannya saya ingin melihat sebuah Jembatan Gantung panjang yang ada di desa tersebut. Awalnya tidak tahu sama sekali menuju tempat tersebut, bermodalkan hanya tahu nama desanya, saya pun mulai beraksi bertanya kepada warga sekitar mengenai desa dan Jembatan Gantung tersebut. Setelah mendapat petunjuk, saya [un segera melaju menuju tempat tersebut. Setelah 15 menit berkendara, akhirnya tibalah kami di Jembatan Gantung derek tersebut.

Jembatan Gantung Derek hanya berjarak sekitar 15 Km dari Gua Kemang yang sebelumnya saya kunjungi. Jembatan ini terletak di Desa Derek ,Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara.Jembatan ini menghubungkan Desa Derek dengan Desa Suka Makmur. Pada dahulu kala, sebelum ada jembatan ini, para warga yang ingin menyebrang menggunakan sebuah katrol dan di derek. Dengan adanya peristiwa tersebut nama desa tersebut menjadi Desa Derek oleh warga setempat dan arti derek menurut warga setempat mayoritas suku karo adalah Tarik.
Jembatan Gantung Derek
Jembatan ini sungguh menarik, karena jembatan ini memiliki panjang sekitar 50 meter dan tinggi sekitar 100 meter. Jembatan Gantung Derek hanya bisa dilalui oleh kendaraan roda dua. Saat berada diatas jembatan, saya sedikit takut dan jantung pun serasa berdesir, karena jembatan bergoyang saat dilintasi oleh kendaraan.
Jembatan Gantung DerekJembatan Gantung Derek

Dari atas Jembatan Gantung Derek ini, anda bisa melihat keindahan alam hutan Sibolangit serta terlihat jelas dibawahnya terdapat aliran sungai yang begitu jernih. Sungguh pemandangan yang begitu menawan. ditambah udara yang sejuk nan dingin yang bisa anda rasakan di tempat ini.
Demikianlah artikel singkat tentang Jembatan Gantung Derek Sibolangit, semoga bermanfaat.. ^_^..

Menelusuri Situs Budaya Gua Kemang di Sembahe

Gua KemangMenelusuri Situs Budaya Gua Kemang - Ada beberapa situs budaya atau cagar budaya yang terdapat di Sumatera Utara. Salah satunya yang baru saja saya kunjungi beberapa hari yang lalu, yaitu Situs Gua Kemang (Gua Batu). Gua Kemang terletak di Kampung Durintani Desa Sembahe, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara. Untuk dapat sampai ke Gua Kemang ini, anda bisa menggunakan kendaraan pribadi maupun kendaraan Umum. Terdapat Gapura yang letaknya tepat ditepi jalan raya Medan menuju Berastagi guna menunjukkan lokasi Gua Kemang tersebut.
 Gua Kemang
Gapura Penunjuk Situs Gua Kemang
Gua Kemang adalah sebongkah batu besar yang terpacak di sebidang tanah, perladangan milik warga. Berbentuk segitiga dengan pintu dan ruangan di dalamnya. Menurut cerita yang berkembang di masyarakat sekitar, Gua kemang ini mempunyai cerita tersendiri.yaitu Dahulu kala, terdapat sebuah kampung yang bernama Uruk Rambutan, begitulah masyarakat menyebutnya. Hiduplah seorang kakek yang pekerjaan sehari-harinya berladang. Ketika Dia melintasi hutan untuk membuka sebuah ladang baru, Kakek tersebut bertemu dengan sesosok makhluk bertubuh kecil dengan kakinya yang terbalik ke belakang. Orang-orang menyebutnya Umang. Menurut bahasa Karo Umang berarti Jin atau Roh. menurut warga yang pernah melihatnya seperti orang Bunian. Umang bertanya kepada Kakek hendak kemana, Kakek menjawab “Saya ingin membuka ladang untuk menanam padi”. Umang pun menawarkan bantuan kepada Kakek tersebut dengan syarat Kakek tersebut tidak boleh membawa perempuan dan anak kecil. Kakek pun menyanggupi persyaratan tersebut. Akhirnya Umang dan kawan-kawan sejenisnya membantu Kakek itu membuka ladang. Dalam 1 hari lahan sekitar 3 hektar itu pun sudah siap untuk ditanami.
 Gua Kemang
Tangga menuju Gua Kemang
Sebelum petang Kakek tersebut sudah kembali ke rumahnya. Dia pun menceritakan kepada Istrinya bahwa lahan tersebut sudah dapat di tanami. Sang istri pun terkejut, bagaimana lahan seluas itu bisa siap dalam 1 hari. Keesokan harinya, Kakek pun berjalan menuju lahan dengan membawa bibit padi. Umang pun marah terhadap Kakek karena sudah melanggar janjinya, lahan yang sudah siap di tanami kini berubah kembali menjadi semak belukar kembali. Kakek pun tidak mengerti mengapa Umang marah kepadanya. Ternyata Kakek di ikuti oleh istrinya dari belakang karena curiga bagaimana bisa lahan tersebut selesai dalam 1 hari. Kakek pun marah besar, tapi apa daya nasi sudah menjadi bubur. Besoknya, Kakek kembali membuka hutan tersebut. Setelah berhari-hari akhirnya Kakek tersebut berhasil membersihkannya. Ketika itulah ditemukan batu besar yang disebut Gua Kemang. Dan sampai saat ini batu besar tersebut di yakini masyarakat sebagai rumah tempat tinggal Umang.
 Gua Kemang
Gerbang Masuk Gua Kemang
Untuk sampai di Gua ini, hanya memerlukan waktu lebih kurang 1 Jam dari Kota Medan, Lalu dari simpangan yang terdapat Gapura, harus dilanjutkan lagi 1 Km kedalam untuk dapat sampai ke Gua Kemang tersebut. Akses jalan sudah tidak beraspal lagi, karena sudah rusak, tinggal jalan tanah dan berbatu-batu. Setelah sampai di Pintu Gerbang Gua Kemang, anda harus menaiki sekitar 62 anak tangga. Barulah anda sampai di depan Gua Kemang tersebut. Gua Kemang berbentuk kerucut dengan sebuah lubang kecil berukuran sekitar 50 x 50 cm. Di dalam nya terdapat ruangan sekitar 3 x 2 meter dengan ketinggian sekitar 60 cm. Suasana sepi di sekitar Gua menambah aroma mistik dan seram di tempat ini sehingga membuat tubuh sedikit merinding.
 Gua Kemang
ada Ukiran bentuk orang
Gua ini sudah lama ada, bahkan sudah diresmikan oleh pemerintah daerah sebagai Situs Cagar Budaya yang ada di Sumatera Utara. Namun, waktu saya kesana, tempat ini agak sedikit semak dan banyak lumut si sekitar Gua Kemang ini. Tempat ini kurang mendapat perhatian dari pemerintah daerah, semoga saja gua kemang ini selalu terjaga bentuk dan kelestariannya.
Demikianlah artikel singkat ini tentang Menelusuri Situs Budaya Gua Kemang di Sembahe, semoga bermanfaat, ohh ia, liat juga perjalanan saya selanjutnya setelah dari gua ini, yaitu ke Jembatan Gantung Derek Sibolangit.. ^_^..

Wisata Alam Air Terjun Pelangi Sumatera Utara

Air Terjun PelangiBerbicara tentang Air Terjun di Sumatera Utara seperti tidak ada habisnya, karena air terjun di Sumatera Utara ini sangat banyak. Mulai dari air terjun yang terkenal seperti Sipiso-piso, maupun air terjun yang masih diketahui oleh segelintir orang saja, bahkan masih ada saja kemungkinan air terjun lainnya yang masih tersembunyi di Sumatera Utara ini. Salah satu air terjun yang akan saya bahas disini adalah Wisata Alam Air Terjun Pelangi. 

Air Terjun ini belum begitu Populer seperti halnya Air terjun Sipiso-piso dan Dwi warna yang ada di Sumatera Utara. Namun, Air terjun pelangi ini tidak kalah menarik, karena air terjunnya yang unik, air yang jernih serta udara yang masih segar dengan alam disekitarnya. Mungkin untuk saat ini yang mengunjungi air terjun pelangi adalah para penjelajah maupun pecinta wisata-wisata alam. Tapi kedepannya, pasti tempat ini akan sangat ramai dikunjungi para wisatawan lokal maupun asing.
Wisata Alam Air Terjun Pelangi
Air Terjun Pelangi ini terletak di Desa Tanjung Timur, Deli Serdang, Sumatera Utara. Untuk sampai ke air terjun ini hanya membutuhkan waktu lebih kurang 2 jam saja dari Medan. Atau 30 menit saja dari Wisata Alam Danau Linting. Jika anda datang dari kawasan kota Medan, dari Danau Linting, anda tinggal lurus saja mengikuti jalan utama, terus saja sampai anda menemukan simpang 3, pada persimpangan tersebut silahkan anda belok kanan, lurus kembali sampai menemui simpang dua, lalu belok kanan kembali. selanjutnya anda bisa tanya warga sekitar mengenai lokasi Air Terjun Pelangi ini. Bisa anda lihat denah sederhana ini dibawah ini. Disarankan anda menggunakan Sepeda Motor saja.
Denah Air Terjun Pelangi Medan
 Air Terjun Pelangi ini diresmikan oleh dinas pariwisata pada bulan oktober 2012. Kalau ditanya mengapa namanya Air Terjun Pelangi, saya juga kurang tahu nih, mungkin pada saat pertama kali ditemukan warga sekitar ada sebuah pelangi disekitar Air terjun tersebut. Apapun itu, bagaimana pun itu, nama tempat ini adalah Air Terjun Pelangi. Suasana disekitar air terjun ini masih sangat asri, sejuk dan alami,  Saat tiba di lokasi wisata alam ini, anda bisa memarkirkan kendaraan anda diatas, karena anda harus turun kebawah untuk bisa melihat Air Terjun Pelangi ini.
Wisata Alam Air Terjun Pelangi
Saat ini jalan untuk kebawah menuju air terjun pelangi, tidak begitu sulit. Karena warga sekitar telah membuat anak-anak tangga yang si semen, seperti di Air Terjun Sipiso-piso. Tempatnya sangat menarik, karena selain air terjun sebagai objek utama, kita juga bisa menikmati keindahan alam lainnya, yaitu terdapatnya batu-batu besar yang terukir indah di sekitar Air Terjun Pelangi. 

Batu Alam Air Terjun PelangiBatu Alam Air Terjun Pelangi
Air Terjun Pelangi ini tidak terlalu besar, namun yang menarik adalah aliran sungai dan air terjun yang bertingkat yang membuat anda semakin terpesona akan tempat ini. Saat anda bermain, dan mandi disekitar air terjun, saya sarankan untuk tetap waspada dan hati-hati, karena banyak batu besar yang licin yang bisa membuat anda terpleset dan jatuh. Setelah anda puas mandi serta berfoto di air terjun ini, anda bisa menghangatkan diri dengan minum teh atau kopi ditambah gorengan hangat di warung kecil di dekat parkiran kendaraan anda.

Wisata Alam Air Terjun Pelangi Air Terjun Pelangi
Ohh ia, saat anda ke Air terjun Pelangi ini, jangan lupa untuk mampir sebentar melihat sebuah jembatan Gantung terpanjang di Sumatera Utara yang dibawahnya jurang dalam yang mengalir sebuah sungai yang cukup indah. Jembatan ini dinamai Jembatan Lau Hulung atau warga sekitar biasa menyebutnya Titi Gantung STM Hulu. 
 Titi Gantung STM HuluTiti Gantung STM Hulu
Jembatan ini menghubungkan Deli Serdang dan Simalungun. Panjang Jembatan Sekitar 160 meter. Saat ini, jembatan gantung ini sudah tidak dipakai lagi, karena sudah lama dan tua, dan dari sisi keamanan, sangat berbahaya. Dan sekarang telah ada jembatan baru yang dibangun pemerintah daerah di sebelah jembatan gantung itu..
Jembatan Lau Hulung
Nah, Demikianlah Artikel singkat mengenai Wisata Alam Air Terjun Pelangi Sumatera Utara, Semoga pemerintah daerah bisa terus peduli wisata alam ini, agar air terjun ini akan terus terjaga kelestariannya, dan mari kita sama-sama ikut menjaganya dengan tidak merusak ekosistem di sekitar wisata alam air terjun pelangi ini. Semoga informasi inibermanfaat dan pastinya akan menambah daftar jalan-jalan Wisata Alam anda..^_^.

Bukit Kapur dan Kawah Putih Tinggi Raja

 Kawah Putih Tinggi Raja
Bila di Jawa terdapat sebuah kawah putih yang begitu indah dan menakjubkan, maka di Sumatera Utara juga terdapat tempat wisata alam yang hampir menyerupainya dan pastinya tidak kalah indah juga. Di Sumatera Utara, terdapat sebuah Bukit Kapur seputih salju dengan danau air panas berwarna kehijauan. Masyarakat biasa menyebut Objek Wisata ini Bukit Kapur Dan Kawah Putih Tinggi Raja. Saat ini tempat ini sudah tidak asing lagi, karena sudah banyak masyarakat beramai-ramai datang ketempat ini untuk melihat keindahan serta keunikan dari cagar alam tinggi raja ini. Bukit Kapur dan Kawah Putih ini terletak di Desa Dolok Tinggi Raja Kecamatan Silau Kahean, Kabupaten Simalungun. Objek Wisata ini berada di tengah-tengah kawasan hutan lindung.
Bukit Kapur
Bukit Kapur ini memang menarik, objek wisata ini secara keseluran memiliki luas sekitar 167 Hektar. Kawah putih tinggi raja, memiliki sumber air panas berasal dari bukit-bukit kecil di daerah tersebut. Air panas ini mengalir ke sungai Bah Balakbak yang berbatu dan berair jernih dan sejuk. Air panas yang muncul dari celah-celah batu atau bukit kapur tersebut, memang benar-benar panas mencapai 90 derajat celcius, sehingga bisa digunakan untuk merebus telur hingga matang. Bukit Kapur ini juga biasa disebut oleh sebagian orang yaitu Salju Panas.
Bukit Kapur Tinggi RajaBukit Kapur Tinggi Raja
 Untuk sampai ketempat ini ada beberapa rute yang bisa dilalui diantaranya yaitu:
  • Medan-Lubuk Pakam-Galang-Dolok Masihul-Nagori Dolok-Dolok Tinggi Raja
  • Medan-Lubuk Pakam-Tebing Tinggi-Dolok Merawan-Dolok Tinggi Raja
  • Medan-Lubuk Pakam-Galang-Bangun Purba-Dolok Tinggi Raja
Masing-masing rute memiliki waktu tempuh yang hampir sama yaitu 2,5 - 3 Jam perjalanan dengan Sepeda Motor. Akses jalan yang dilalui pun cukup beragam, mulai dari aspal yang bagus, hingga berlubang dan puncaknya jalan berbatu-batu yang terkadang bila hujan, jalanan menjadi jalur yang cukup ekstrim untuk dilalui. Disinilah letak lemahnya pemerintah daerah dalam membangun infrastruktur jalan, yang masih kurang diperhatikan, padahal objek wisata ini telah ramai dikunjungi oleh ribuan orang.
Kawah Putih
Bukit Kapur dan Kawah Putih Tinggi Raja memang telah ramai dikunjungi, sampai-sampai masyarakat desa sekitar membangun tenda-tenda kecil untuk sekedar berjualan minuman dan makanan ringan siap saji. Namun yang sangat disayangkan adalah kurangnya kesadaran para penjual dan pengunjung dalam menjaga kelestarian ekosistem cagar alam tempat ini. Begitu banyak sampah yang berserakan dimana-mana. Padahal Berdasarkan Undang-Undang (UU) Nomor 5 Tahun 1990 tentang konservasi sumber daya alam hayati dan ekosistemnya serta Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 28 Tahun 2011 tentang pengelolaan kawasan suaka alam dan kawasan pelestarian alam dengan tegas mengatakan, keberadaan kawasan Cagar Alam yang memiliki kekhasan tumbuhan, satwa dan ekosistemnya atau ekosistem tertentu perlu/wajib dilindungi dan perkembangannya berlangsung secara alami.
Kawah Putih
Perlu adanya ketegasan dari pemerintah daerah untuk mengatasi hal ini, karena jika dibiarkan terus menerus, bisa dipastikan objek wisata yang begitu indah ini, akan rusak karena tidak adanya kesadaran dari masing-masing pihak. Semoga kedepannya cagar Wisata Alam yang begitu menarik dan mempesona tetap terjaga keindahan dan kelestariannya. sehingga objek wisata ini akan abadi hingga selamanya.
Kawah Putih
Bagaimana dengan anda? tertarik untuk mengunjungi Bukit Kapur dan Kawah Putih Tinggi Raja? Demikianlah artikel singkat ini, semoga bermanfaat dan tentunya menambah daftar jalan-jalan untuk anda. ^_^